Minggu, 30 Oktober 2011

Tahap-Tahap Sosiologi

1. Tahap Persiapan (Preparatory Stage)


Yang dimaksud dengan tahap persiapan adalah tahap persiapan seorang anak untuk menegenal dunia sosialnya, termasuk persiapan untuk memperoleh pemahaman tentang dirinya.Anak-anak yang dalam tahap persiapan adalah ketika bayi,TK, dan SD.




2. Tahap Meniru (Play Stage)


Tahap meniru / play stage adalah tahap di mana seorang anak tidak hanya mengetahui peranan yang harus ia jalani,tetapi juga harus mengetahui peranan yang harus dijalankan orang lain.Contohnya bermain basket,bermain monopoli,dll.Anak yang mengalami tahap meniru yaitu pada tingkat SD,SMP kelas 1 dan SMP kelas 2.



3. Tahap Siap Bertindak (Game Stage)

Pada tahap ini ,anak sudah dianggap mampu mengambil peranan yang dijalankan orang lain di masyarakat.Dan pada tahap ini anak-anak sudah tidak lagi anak-anak,tapi remaja .Pada tahap ini seorang remaja sudah menyamakan dirinya seperti tokoh idolanya.Pada tahap ini partner interaksinya semakin banyak dan menjalin hubungan semaki  kompleks.Dalam tahap ini mereka sudah mulai aktif dalam kegiatan masyarakat seperti ikut organisai Karang Taruna atau OSIS.Tapi,pada tahap ini seringkali mengalami situasi krisis dengan gejala-gejala, antara lain sebagai berikut :
1.Bertempramen keras dan agresif, atau sebaliknya murung dan suka menyendiri .
2.Kepribadiannya labil karena masih mencari identitas diri atau jati diri.
3.Suka ingin mencoba hal-hal baru.
4.Mudah terpengaruh,baik hal yang positif atau negatif.

Anak / Remaja yang mengalami tahap siap bertindak atau  / game stage yaitu pada tingkat SMP kelas 3,SMA,dan Perguruan Tinggi. 


4. Tahap Menerima Norma (Generalized Other)

           Tahap ini adalah tahap terakhir,dalam tahap ini aak-anak telah siap menjalankan peranan orang lain,mulai memiliki kesadaran akan tanggung jawabnya.Jika ia berhasil dalam menjalankan perannya maka ia akan mendapat pujian,tapi jika ia gagal akan mendapatka celaan atau sanksi.Pada tahap ini anak mulai matang dalam segi psikologis atau mulai dewasa.Dan dalam tahap ini anak mulai sadar akan penanannya dalam masyarakat.Dalam proses sosialisasi setiap individu atau kelompok selalu berpedoman terhadap nilai dan norma sosial yang berlaku.









Tidak ada komentar:

Poskan Komentar